“Bertekun Dan Bersabar”
       (Ayub 2:1-13)

        Bisa saja didunia ini tidak ada yang melebihi kemalangan Ayub. Bertubi-tubi ditimpa bencana dalam waktu yang singkat, sekejap mata apa yang dimiliki Ayub habis lenyap. Belum lagi teman dan sahabatnya yang seharusnya memberikan kekuatan, justru menyalahkan, ditambah lagi pasangan hidup yang seharusnya memberi dukungan dan penghiburan, justru ikut menyalahkan dan merendahkan Ayub. Bagaimana Ayub bisa bertahan ditengah-tengah bencana yang berat itu. Ada tiga rahasia yang harus kita mengerti yaitu:

    1. “Ayub tahu ada waktu, Tuhan ijinkan yang buruk menimpa orang saleh” (Ayat 10).

        Ayub tahu bahwa semua orang itu akan diuji dan ujian selalu datang tanpa diduga-duga. Ayub menyadari bahwa dirinya harus bisa menerima bukan hanya berkat, tetapi juga cobaan dan penderitaan sebagai bukti kesetiaan. Hari-hari ini, ada banyak orang ketika diperhadapkan dengan ujian, berespon seperti Isteri Ayub yang langsung ingin mencari Tuhan dan harus mendapatkan jawaban yang pasti ketika menghadapi kesulitan. Ketahuilah bahwa dalam setiap ujian Tuhan merindukan agar kita harus melewati proses, sebab dari setiap proses yang kita hadapi, Tuhan tidak akan biarkan melainkan dibalik proses kebaikan Tuhan pasti terjadi.                 

    “Kejujuran”

          Sekarang ini, kejujuran menjadi sesuatu yang langkah, sebaliknya hampir setiap hari yang ditemui kebohongan. Kejujuran adalah tindakan yang terpuji, sedangkan kebohongan adalah perbuatan tidak baik dan sangat tidak terpuji. Jadi kebohongan itu buruk dan tidak mungkin kebohongan melahirkan kebaikan, sebab sesuatu yang baik tidak pernah lahir dari hal yang buruk dan kebohongan adalah awal dari sebuah kehancuran. Jerih payah yang disertai, peras keringat atau banting tulang tidak akan sia-sia bila itu dilahirkan dengan kejujuran. Haruslah diakui, untuk urusan uang memang sulit dan sampai saat ini, banyak orang yang terjebak. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka (I Timotius 6:10).

    More Renungan....

    MOTIVASI

    "Setiap pekerjaan bagi Allah yang kurang dimotivasi oleh kasih bagi Yesus Kristus akan berakhir dengan hati yang hancur atau keputusasaan."

     

    Ayat Alkitab Hari Ini

    YAKOBUS 4:13-15
    “Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung", sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu." “

    VISITOR COUNTER
    5333021
    TodayToday30
    YesterdayYesterday232
    This_WeekThis_Week318
    This_MonthThis_Month6543
    All_DaysAll_Days5333021
    Guests Online: 2

    Visi dan Misi

    VISI:
    Menjadi Gereja (Keluarga Allah) yang "Bersatu, Kudus, Berkuasa, dan Misioner".

    MISI:

    • Membangun Kesatuan Tubuh Kristus (Gereja)
    • Pembinaan dan Pemberdayaan
    • Penginjilan
    • Integritas kehidupan Tuhan Yesus Kristus

    Rekening Gereja

    Rekening Gereja:
    BCA Cabang Muwardi Grogol
    No: 268 302 8517
    Gereja Sidang Jemaat Allah Grogol

    Rekening Komisi Sosial:
    BCA Cabang Muwardi Grogol
    No: 268 6660 777
    Gereja Sidang Jemaat Allah Grogol

    Hubungi Kami

    : GSJA Grogol
    Jl. Dr. Susilo III No:17 Grogol

    Jakarta Barat 11450
    Office Hour:
    Selasa - Jumat : 9:00 - 17:00
    Sabtu : 9:00 - 13:00
    Senin Libur

     : 021-5683905
     : 021-5659505
     : gsja_grogol@yahoo.com

    © 2018 GSJA Grogol - All Rights Reserved.