Penyembahan yang benar (Yohanes 4:23-24)
Addthis


Pendahuluan:
Dalam hal memuji dan menyembah, hati merupakan fokus utama, jika hati kita dikuasai ketulusan, maka keadaan ataupun kondisi itu tidak membatasi kita untuk menyembah. Pujian dan penyembahan itu harus terjadi dimana saja, setiap waktu dengan hati yang tulus dan dilakukan oleh setiap orang yang percaya.

1. “Menyembah Bapa”
    - Memberikan sesuatu kepada Allah
    - Menyembah bukanlah persoalan
        = Musik    
        = Suara    
        = Suasana
        = Fasilitas
        = Cepat atau lambat

2. “Menyembah dalam Roh dan kebenaran”
    - Intimasi setiap hari
    - Manifestasi Roh Allah
    - Hidup dalam kebenaran

3. “Dikuasai hati Hamba”
    - Kerendahan hati
    - Tanggalkan harga diri
    - Tidak merasa mampu

Kesimpulan:
Mengembangkan apa yang Allah percayakan dalam hal menyembah, ini merupakan barometer untuk menjalin hubungan keagraban antara kita bersama Tuhan dan itu dilakuka setiap saat. Jadi intinya harus menjauhi perbuatan yang jahat yang tidak dikendaki Tuhan.

 

Ibadah Raya Minggu Sore
05 Februari '12
Pdt. Andre Imam, MA