Hidup Dalam Anugerah
Addthis

Sebagai anak-anak Tuhan kita patut bangga, sebab kita selalu diberikan anugerah. Namun, mengapa banyak orang percaya sepertinya tidak menikmati kemenangan dalam Tuhan. Jika kita merenung sebentar… patutlah kita syukuri bahwa hanya karena anugerah Tuhan kita ada di penghujung tahun 2010, sekalipun ada begitu banyak pengalaman yang mungkin menyakitkan yang telah dilalui. Untuk mengerti rahasia hidup dalam anugerah, maka di bawah ini akan memaparkan kebenaran-kebanaran yang harus kita ketahui, yaitu:

Pertama: “Anugerah itu berasal dari Allah” (Yakobus 1:17)
Tuhan tidak pernah bersifat jahat ataupun merancang kejahatan, segala yang dilakukan-Nya itu mendatangkan kebaikan bagi kita. Jika kita menyadari hal itu dengan benar kita tidak akan mudah kecewa serta menimbulkan kepahitan ketika kita berada dalam masa sukar kehidupan. Kesadaran inilah yang harus terus menerus kita pupuk dalam hidup kita supaya kita terus menerus hidup dalam anugerah melimpah dari Bapa di Sorga. Tanpa anugerah, hidup kita akan berakhir dalam kesiasiaan belaka.

Kedua: “Anugerah adalah milik kita” (Ibrani 4:7)
Katahuilah bahwa semakin kita mengeraskan hati, kita tidak akan bisa menikmati anugerah Tuhan yang sempurna dalam hidup kita. Jadi janganlah menolak ketika Tuhan berfirman kepada kita karena itu adalah anugerah. Kitalah yang rugi jika kita menolak Dia yang berfirman. Sekeras apapun firman yang kita dengar atau renungkan, terimalah itu dengan hati dan pikiran terbuka. Semakin kita melembutkan hati, semakin anugerah Tuhan dapat kita nikmati.

Ketiga: “Anugerah diterima ketika kita percaya kepada-Nya”
Di luar Yesus tidak ada anugerah keselamatan kekal. Keselamatan hanya ada di dalam Yesus (Yohanes 6:39-40). Setelah kita menerima keselamatan kita perlu belajar untuk hidup dalam anugerah-Nya. Itulah yang akan membuat hidup kita melimpah dalam anugerah dari hari kehari. Menerima keselamatan, namun menolak hidup dalam kehendak Allah yang sempurna akan membuat kita hidup dalam Zona abu-abu alias menjadi kristen yang duniawi.