• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home Artikel Warta Kekompakan Suami Istri (Kisah Rasul 5:1-11)

Gereja Yang Penuh Kemuliaan Kerajaan Allah

Kekompakan Suami Istri (Kisah Rasul 5:1-11)

Addthis

“Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul. Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar."
(Kisah Rasul 5:2, 9) 

Kekompakan adalah salah satu buntuk perwujudan keluarga yang bahagia. Sebab tidak mungkin kompak kalau mereka tidak rukun, saling menghormati dan menghargai. Bahkan Tuhan sangat menghargai kalau hidup kita rukun dan kompak, karena itu Ia berjanji akan memerintahkan berkat-Nya atas mereka, Mazmur 133:1-3. “Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.” Mungkin Anda bertanya mengapa Tuhan sangat menghargai kekompakan/kerukunan.
 
Pertama: Karena itu sifat Allah, yang suka damai, kasih dan kompak berkomunikasi (Bapa-Anak-Roh Kudus).
Kedua: Karena untuk itu Yesus telah rela mati, agar dunia didamaikan kembali dengan Allah dan sesamanya (karena dampak dosa adalah permusuhan dan perpecahan).

Perhatikan doa Tuhan Yesus dalam Yohanes 17:21 “Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” Jadi bila itu terwujud dalam keluarga atau lingkungan hidup kita, maka pengorbanan Yesus tidak sia-sia (berhasil). Kita semua sudah berdosa, karena itu sangat sulit bagi kita untuk kompak/rukun tanpa pertolongan Yesus. Bila keluarga Anda tidak rukun, itulah saatnya Anda datang kepada Yesus, yang selalu siap menolong Anda.
 
Hanya saja, kekompakan tidak selalu berdampak positif sebab sangat tergantung kepada tuannya. Ananias dan Safira cukup kompak dalam hal berbohong atau ‘menipu’ Roh Kudus, akibatnya bukan berkat melainkan taknat, yaitu kematian mereka berdua. Pengorbanan-persembahan mereka yang tidak tulus mendatangkan penderitaan bukan kesukaan. Marilah kita kompak, dengan motivasi yang benar, seperti keteladanan kekompakan Akwila dan isterinya Priskila.

 

Gereja Yang Penuh Kemuliaan Kerajaan Allah


REKENING GEREJA

BCA cabang Muwardi Grogol
Rek No: 268 3028517
a/n: Gereja Sidang
Jemaat Allah Grogol

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini303
mod_vvisit_counterKemarin639
mod_vvisit_counterMinggu ini2852
mod_vvisit_counterBulan ini8337
mod_vvisit_counterTotal420141

Pengumuman

Ibadah Jumat Agung
18 April 2014
Jam : 8 - 10 pagi
Pdt. Eddy Suharsa
Ruang utama GSJA Grogol

Ibadah Paskah
20 April 2014
Ruang Utama GSJA Grogol
Jam 8 - 10 pagi
Pdt. Martha Yudano M.Th
Jam 5 - 7 sore
Pdt. Dr. Andre Imam
Ruang Utama GSJA Grogol

Seminar
Senin, Selasa
28-29 April 2014
Jam 18:30 -selesai
Tema : Otoritas Rohani
Pembicara :
Pdt. Drs. Gani Wiyono M.Th
Ruang Utama GSJA Grogol

KKR dan Seminar
Seminar:
Sabtu, 24 Mei 2014
Jam 18:30 - 20:30
KKR:
Minggu, 25 Mei 2014
Pagi: 08:00-10:00
Sore: 17:00-19:00
Pembicara:
Bp.DR. David Gunawan
Bp. Jonathan and team
Ruang Utama GSJA Grogol

Susunan Pengurus
Majelis GSJA Grogol
2013 - 2016
Detail Click Here!!

Tema Gereja

Tema Bulan  April 2014

" YESUS MENJADI KORBAN PENEBUS SATU-SATUNYA "

(IBRANI 10:14)

Verse of the Day