• Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Home
Artikel

Bagaimana seseorang menjadi Kristen?


Pada umumnya, jika kita bertanya kepada seseorang dengan pertanyaan, apakah engkau beragama Kristen, dengan tegas ia akan berkata ya saya orang Kristen. Perhatikan bahwa hidup dengan baik, berpikir positif, setia ke gereja, setia memberi persembahan, mengikuti perjamuan suci. Bahkan percaya kepada Tuhan pun tidak menjamin bahwa orang itu seorang Kristen, banyak orang yang beragama lain juga percaya kepada Allah. Untuk itu, di bawah ini akan memberikan penjelasan mengenai kekristenan yang sejati.
Selanjutnya...
 

Istilah Pemakai Ganja, Jenis Ganja dan Bahaya Ganja


Bahaya Ganja
Bagaimana dengan penyalahgunaan ganja dalam dosis rendah dan sedang? Dampaknya juga sama berbahayanya, seperti mengalami hilaritas (berbuat gaduh), mengalami oquacous euphoria (euphoria terbahak-bahak tanpa henti), mengalami perubahan persepsi ruang dan waktu, berkurangnya kemampuan koordinasi, pertimbangan, dan daya ingat, mengalami peningkatan kepekaan visual dan pendengaran (tapi lebih ke arah halusinasi), mengalami conjunctivitis (radang pada saluran pernafasan), dan mengalami bronchitis (radang pada paru-paru).
Selanjutnya...
 

Selalu Akurat (KPR 10:1-23)


Setiap membaca Alkitab, saya sering dibuat kagum dengan keakuratan orang-orang pilihan Tuhan dalam mendengar suaraNya. Ini satu hal yang sangat jarang dialami banyak orang percara. Salah satu yang berkesan adalah Kisah Rasul pasal 10. Di mana seorang perwira mampu mendengar suara Tuhan secara akurat. Demikian juga dengan Petrus, ia mendengar suara Tuhan secara akurat tanpa keraguan sedikitpun.
Selanjutnya...
 

Karakter Ketahanan (Matius 24:12-13)


Pendahuluan:
Kata “Ketahanan” itu disepadankan dengan kata sabar, yang artinya sekalipun seseorang memperlakukan kita tidak adil, menyakitkan, tetapi kita tetap sabar, emosi kita tetap stabil. Hari-hari ini bukan kepintaran, kegagahan atau kekayaan yang didambakan Allah, melainkan kehidupan yang tahan menghadapi berbagai-bagai permasalahan. Pertanyaan, bagaimana kita dapat membangun karakter tahan uji, di bawah ini akan dijelaskan.
Selanjutnya...
 

“Benarkah setiap orang sudah terhubung dengan baik?” (Kejadian 2:18; Matius 22:37-44; Roma 12:5)


Pendahuluan:
Moto Nokia: “Connecting People = Masyarakat yang saling terhubung. Bumi yang kita tinggal begitu sangat luas, tetapi dengan kemajuan telekomunikasi, adanya TV, HP, sinyal Radio, maka bumi yang begitu luas terasa sempit, ini karena hubungan yang cepat terlaksana. Jadi hubungan satu dengan yang lain menjadi sangat penting, sebagaimana dikatakan dalam Kisah 2:42. Dalam membangun persekutuan yang baik, kita harus:
Selanjutnya...
 

Persekutuan yang Berarti


Hidup ini memang susah dan banyak masalah yang datang silih berganti. Kehidupan yang berat ini kadang membuat orang percaya susah untuk menghadapinya seolah-olah tidak mampu lagi. Kehidupan ini memang tidak selamanya stabil; turun naik, kemajuan dan kemunduran menjadi bagian dari kehidupan orang percaya. Tetapi selaku anak-anak Tuhan, ketahuilah bahwa: “Siapa mengejar kebaikan, berusaha untuk dikenan orang, tetapi siapa mengejar kejahatan akan ditimpa kejaha-tan” (Amsal 11:27). Persekutuan bukanlah sekedar bertemu, berkomuni-kasi tanpa memahami apa yang dirindukan orang lain. Mengerti dan mewujudkan persekutuan yang berarti, ini merupakan kewajiban setiap orang percaya dengan melakukan prinsip-prinsip kebenaran di bawah ini.
Selanjutnya...
 

Istilah Pemakai Ganja, Jenis Ganja dan Bahaya Ganja

 
Bahaya Ganja
Sedemikian berbahayanya unsur THC dalam ganja itu, sehingga untuk orang yang baru pertama kali menyalahgunakan ganja saja, akan segera mengalami intoksikasi (keracunan) ganja yang secara fisik yaitu: jantung berdebar (denyut jantung menjadi bertambah cepat 50% dari sebelumnya), bola mata memerah (disebabkan pelebaran pembuluh darah kapiler pada bola mata), mulut kering (karena kandungan THC mengganggu sistem syaraf otonom yang mengendalikan kelenjar air liur), nafsu makan bertambah (karena kandungan THC merangsang pusat nafsu makan di otak), dan tertidur (setelah bangun dari tidur, dampak fisik akan hilang).
Selanjutnya...
 

Keluarga Teladan (KPR 16:29-34)


Ketika menerima undangan untuk ikut pembinaan pasangan suami isteri, bapak ini menolak dengan alasan bahwa ia sangat sulit mengajak isterinya. Mungkin banyak pasangan juga sulit untuk sehati sepikir dan seorang diri mengambil suatu keputusan penting. Tidak jarang bukan saja mereka bertengkar tetapi juga saling menyakiti dengan perkataan-perkataan tajam. Seolah-olah pernikahan mereka telah menjadi ‘arena tinju’. Andaikan mereka tidak bercerai, bukan berarti mereka hidup harmonis. Ikatan nikah mereka sudah sangat tipis meski tinggal serumah dan punya anak bersama. Ikatan hukum hanya catatan sipil belaka, karena mereka tidak lagi saling mengasihi dan menghormati. Gambaran tentang keluarga kepala penjara, sungguh amat berbeda. Ungkapan Alkitab: “Seketika itu juga....” menunjukkan, betapa mudah mereka sekeluarga sepakat.
Selanjutnya...
 

Hidup Beriman (Ibrani 11:30-40)


Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata "beriman"? Bagi banyak orang, itu artinya memercayai Tuhan sanggup mengerjakan hal-hal yang luar biasa, seperti memberikan keturunan bagi Abraham yang sudah lanjut usia, membelah Laut Merah, atau meruntuhkan tembok Yerikho. Namun, kitab Ibrani juga mencatat bahwa "beriman" termasuk memercayai Tuhan ketika Dia bekerja "di balik layar". Misalnya dalam kasus Rahab yang tidak binasa karena sudah menolong para mata-mata, atau Daud yang mengalahkan kerajaan lain dengan tentaranya (ay 31-34).
Selanjutnya...
 

Yesus adalah Tuhan, pemberi berkat (Yohanes 21:1-14)

 
Pendahuluan:
Menjadi pertanyaan, mengapa Yesus adalah Tuhan sebagai pemberi berkat, sebab di dalam nama Yesus ada keselamatan (Kisah 4:12), sebab Yesus menjadi Tuhan dan Kristus (Kisah 2:36), untuk itu kita harus percaya kepada Tuhan (Kisah 16:31). Mengamati Yohanes 21:1-14 mengenai penampakan diri Yesus terhadap murid-murid-Nya, sebetulnya ada empat kebenaran mengenai Yesus sebagai pemberi berkat, tetapi di bawah ini ada dua kebenaran yang akan dijelaskan.
Selanjutnya...
 

Hidup yang maksimal (Keluaran 5:9)


Pendahuluan:
Dalam kamus umum pengertian maksimal, berarti: “Setinggi-tingginya, seluas-luasnya atau sebesar-besarnya”. Setiap anak-anak Tuhan memiliki potensi untuk memaksimalkan hidupnya bagi Tuhan. Hanya saja dewasa ini dunia mempunyai strategi untuk mematahkan semangat anak-anak Tuhan supaya tidak bisa memaksimalkan hidupnya bagi Tuhan. Untuk itu, di bawah ini akan memberikan empat kebenaran mengenai strategi dunia.

Selanjutnya...
 

Pelaku Firman


Dalam kitab Yakobus 1:22 dikatakan: “Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku Firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu dirimu sendiri”. Sebagai anak-anak Tuhan, mungkin kita sudah banyak mendengar khotbah, renungan yang disam-paikan oleh para hamba Tuhan. Dari sekian banyak khotbah dan renungan yang kita dengar, sudah sampai sejauh mana kita melakukan-nya?. Tuhan Yesus meminta kepada kita untuk menjadi pelaku Firman-Nya. Dengan melakukan Firman-Nya, kita dapat merasakan hidupnya Firman itu dalam kehidupan kita. Jika kita terus menerus melakukan Firman-Nya, maka iman kita bertambah dewasa dalam kerohanian kita dan orang lain melihat serta menikmati buahnya dari perbuatan kita. Apa pentingnya bagi kita untuk menjadi pelaku Firman?.
Selanjutnya...
 


Halaman 1 dari 59

Pengumuman

Verse of the Day